RP1 MICE
Kembali ke Berita

Berita RP1 MICE

Wajah Baroe Passer Baroe 2026

Dipublikasikan
Wajah Baroe Passer Baroe 2026

Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama komunitas kreatif mempersiapkan kawasan bersejarah Pasar Baru sebagai destinasi ekonomi malam dan pusat kreatif baru.

Menyusul keberhasilan transformasi Blok M yang kini menjadi magnet bagi Gen Z, Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama komunitas kreatif melirik kawasan bersejarah Pasar Baru untuk dipersiapkan sebagai “The Next Blok M Hub”. Kawasan yang selama ini dikenal sebagai sentra tekstil, alat musik, dan kamera tersebut direncanakan bakal disulap menjadi destinasi hype yang tetap hidup hingga malam hari melalui perpaduan nilai sejarah dan tren masa kini.

Wacana revitalisasi ini mengemuka dalam diskusi di Antara Heritage Center (AHC) yang dihadiri oleh pelaku industri kreatif, pegiat pariwisata, serta perwakilan pemerintah. Forum ini digelar guna merumuskan langkah strategis agar Pasar Baru tidak lagi sepi dan menjadi “kota mati” setelah matahari terbenam.

Pendiri Wisata Kreatif Jakarta, Ira Lathief, menilai bahwa Pasar Baru memiliki potensi besar untuk menyamai kesuksesan Blok M, asalkan tantangan operasionalnya dapat teratasi. Berdasarkan catatan pendampingan tur yang dilakukannya, aktivitas di kawasan ini mulai lengang sekitar pukul 19.00 WIB dan mayoritas toko sudah tutup pada pukul 20.00 WIB. Oleh karena itu, penyesuaian jam operasional menjadi kunci utama kelancaran program ini.

Guna memperkuat identitas kawasan, rencana revitalisasi akan menghadirkan kembali kanopi ikonis zaman dulu yang menjadi ciri khas Pasar Baru. Selain mempercantik visual dan menghidupkan nuansa klasik, akses kendaraan di koridor utama juga akan dibatasi. Penataan ini bertujuan untuk memberikan ruang aman bagi pejalan kaki, sehingga kawasan ini ideal sebagai area walking tour malam hari. Di samping itu, diwacanakan pula gelaran fashion week di tengah sentra tekstil untuk menyemarakkan suasana.

Dari sisi pemberdayaan ekonomi lokal, Sofia Prameswari dari Antara Heritage Center menyampaikan bahwa area belakang Pasar Baru akan dikembangkan menjadi pusat UMKM. Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan denyut perekonomian kawasan hingga larut malam, mengulang kesuksesan aktivitas serupa pada era 2011 lalu.

Menutup diskusi, Program Director Wajah Baru Passer Baroe dari Media RP1, Toton Hutomi, menegaskan bahwa seluruh proses revitalisasi kawasan cagar budaya ini berjalan secara kolaboratif bersama Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Pusat. Pihaknya optimistis bahwa dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun ke depan, wajah Pasar Baru akan mengalami perubahan drastis menuju kawasan yang lebih dinamis dan inklusif.